Thursday, November 13, 2008

What Are Friends For

Teringat dahulu saat masih mengenakan "putih-biru" teman, sahabat saya sering mengucapkan "Itulah gunanya teman....." ketika saya mendapat bantuan dari mereka dan mengatakan "Maaf, selalu merepotkan" atau "Terima kasih banyak atas pertolongan kalian".

Indahnya persahabatan, manis-pahit-tawa-tangis semua selalu terkenang.

And I
Never thought I'd feel this way
And as far as I'm concerned I'm glad I got the chance to say
That I do believe I love you

And if I should ever go away
Well then close your eyes and try to feel the way we do today
And than if you can't remember.....

Keep smilin'
Keep shinin'

Knowin' you can always count on me
for sure
that's what friends are for

For Good Times And bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for

Well you came in lovin' me
And now there's so much more I see
And so by the way I thank you....

Ohhh and then
For the times when we're apart
Well just close your eyes and know
These words are comming from my heart
And then if you can't remember....Ohhhhh


Lagu ini, mengingatkan saya pada mereka yang tergabung dalam Hortensya, kapan kiranya kita dapat bersua kembali? Tertawa dan menangis bersama.

Lagu ini saya persembahkan kepada kalian, teman dan sahabat saya dimanapun berada.

Monday, October 20, 2008

Episode Minum Susu

Sebenernya aku bukan tipe orang yang makannya milih-milih. Tapi pada kenyataannya banyak banget jenis makanan yang ga aku suka seperti: ikan laut (kecuali udang, teri, kerang); susu (terutama susu putih, susu coklat sih masih mau biar cuman dikit), alpukat, durian, bebek, kayaknya sih masih ada lagi cuman tar kebanyakan lagi.

Ceritanya seminggu ini kondisi badanku ngedrop plus terjangkit insomnia biarpun ga parah2 banget tapi tiap malam baru bisa tidur diatas jam 00. Padahal biasanya jam 8 malam aja dah sampai di Pulau Kapuk. Jadilah iseng-iseng nyoba saran orang buat minum susu. Lagipula kondisi badan emang juga lagi ga fit.

Akhirnya setelah menimbang, mengingat dan memutuskan untuk mencoba minum susu bear brand, ambil yang baru yang ada rasanya biar ga terlalu amis. Sediain segelas air putih, buka tutup susu, tutup hidung dan langsung minum tanpa napas. AKhirnya sukses memindahkan sekaleng kecil bear brand ke perut. Kok masih ada rasa-rasa aneh dimulut ya? Langsung deh kumur2 ampe 3-4x, lanjut minum air putih ampe abis, dan balik ke kamar.

Tiba2 kok eneg ya, lari ke kamar mandi. AH untung ga keluar lagi tuh susu. Balik kamar lagi dah, tapi belum lama dah ada yang nusuk2 dari perut mendesak untuk keluar. Ga inget gimana tiba2 semua yang aku makan dan termasuk sebotol susu itu dah keluar semua.

Duh, ini baru susu sekaleng kecil. Terlintas gimana kalau suatu saat aku dihadapkan pada kondisi yang mengharuskan untuk minum susu ya? Bagaimana ini, sementara tiap minum susu (non coklat) pasti aja keluar lagi. Ada yang tau gimana caranya biar bisa minum susu ya???

Thursday, October 16, 2008

Ada Apa Denganku ??

Seminggu ini, aku terserang flu+batuk+pusing. Dan mungkin ga cuma itu aja tapi tambah satu item lagi yang ga aku sadari: STRESS. Gimana bisa? Entahlah, aku sendiri ngrasa ga ada masalah tapi kenyataannya dalam seminggu ini bikin masalah cukup banyak.

1. Salah nyebut kata makan jadi merit. Ceritanya pengin ngajak temenku maksi, nah aku telponlah ke ext dia dan dengan pede bilang "Merit yuk..". Dan ternyata itu aku ulang sampai 2x. Wakksss...tertawalah temenku diseberang telpon sana, untungnya sih dia cewek. Kalo Cowok dan diiya-in? Mampus dah aku....

2. Salah telpon ke bos. Awalnya sih mo nelpon temenku yang lagi ga masuk buat nanyain sesuatu dan ternyata nomor yang aku pencet adalah nomor pak bos yang sebenernya beda jauh. Untung nya terselamatkan karena emang ada kepentingan dengan beliau, meski aku diawali dengan bengong dulu dalam waktu lama.

3. Ngasihin uang sepuluh ribu dan nyebut itu sebagai seribu (jauh banget ya....)

4. Menyatakan dengan pede bahwa besok adalah hari Jumat. Heheheehhe untung aja aku ga langsung kabur ke kantor pusat untuk rapat, tapi konfirmasi dulu ke temen. Walhasil jadi diketawain dah.

5. Membaca DCN sebagai HLR dan jadinya salah kirim email. Cukup memalukan !

Ada apa denganku? Kayaknya perlu cuti nih biar bisa seger lagi.

Monday, October 06, 2008

Kangen Saat Itu

Hari pertama masuk kantor setelah libur selama seminggu. Masih dalam suasana lebaran, dan kantor pun masih sepi. Bahkan disatu lantai ada yang cuma 3 biji doank yang masuk :(. Sepertinya masih pada liburan dikampung halaman, menikmati cuti bersama keluarga. Sementara aku terdampar disini, sepi banget temen ngocol masih pada cuti.

Iseng blogwalking, masih males banget kerja (selalu sepertinya untuk yang ini :p). YM dengan beberapa temen, mengucap Minal Aidzin Wal Faidzin, minta maap, say hai, nanya mudik ga. Dan tiba-tiba aku inget saat-saat masih disana. Kangen......Tapi aku tau tak mungkin aku kembali. Dulu pernah aku ucapkan bahwa keputusan ini adalah langkah kecilku untuk menempuh perjalanan 1 milku. Masa iya aku harus mundur dan berbalik arah? Ditambah terdampar ke situs orang yang melambungkan angan ketempat itu. Teringat saat saat masih pake seragam satpam, saat2 diributkan dengan bising telepon dan teriakan, saat2 aku marah2in orang, saat2 penuh canda tawa. Ehm, 5 tahun bukan waktu yang sebentar. Sangat cukup menjalin keakraban dalam suasana kekeluargaan.

Aku sadar, bahwa hidup dipenuhi dengan pilihan, dan aku harus bisa mempertanggungjawabkan pilihanku. Sanggupkah aku? Harus!! Karena ini adalah pilihanku, untuk merubah jalan hidupku tanpa harus menunggu atau berharap tanpa diikuti tindakan. Bimbing Hamba Ya Allah, agar bisa lepas dari bayang-bayan saat itu tanpa harus melupakannya.

Saturday, September 27, 2008

Bersabar dan Menahan Diri

Sabar, pelaksanaannya ga segampang yang diucapkan orang. Meski dimulut bilang iya aku sabar kok, tapi sebenernya dihati memendam jengkel, kesal, dsb. Itu selama ini yang saya rasakan. Mungkin ini yang menjadikan orang-orang berkata "Sabar itu ada batasnya" tapi menurutku sabar itu tak berbatas (unlimited). Hal ini saya sadari setelah terus-terusan menerima SMS yang mengingatkan untuk selalu bersabar saat saya mengeluh atau sedang menghadapi suatu masalah.
Sabar. Saat dihina, saat sedang menghadapi cobaan, saat sedang marah. Sabar adalah pintu gerbang emosi dan kebaikan. Dan inilah yang menjadikannya sebagai pintu gerbang menuju kemuliaan. Yah sabar memang tak lepas dari menahan diri karena secara etimologi, sabar (ash shabr) dapat diartikan dengan “menahan” (al habs). Sehingga bersabar dapat diartikan menahan diri dalam melakukan/terhadap sesuatu. Cakupan sabar sangatlah luas, bahkan bersyukur, qanaah, lemah lembut dan ikhlas merupakan bagian dari kesabaraan.

"Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar" (QS Al Baqarah [2]: 155).

“Sesungguhnya orang-orang yang sabar itu, akan disempurnakan pahalanya dengan tiada terhitung”. (QS Az-Zumar : 10).

“Hendaklah kamu bersabar, sesungguhnya Allah itu bersama orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Anfal : 46).

“Mereka yang sabar dalam musibah, kemiskinan dan ketika peperangan. Merekalah orang-orang yang benar dan merekalah orang-orang yang bertakwa - memelihara dirinya dari kejahatan”. (QS Al Baqarah : 177).

Sabar tak berarti berdiam diri, pasif, dan pasrah dalam artian hanya menunggu tanpa melakukan sesuatu. Sabar dan shalat, sabar dan berusaha/ikhtiar, adalah kaitan sabar dengan disertai tindakan. Sabar bukan hanya sikap mental yang diartikan kata sifat, namun sabar adalah perbuatan, kata kerja. Sifat sabar takkan terwujud tanpa adanya perbuatan sabar.